Cara Memperbaiki Error 0x80070570 Saat Installasi Windows dan Error Following files didnot match.... saat Installasi Linux/Ubuntu

http://blog.gpunktschmitz.com/wp-content/uploads/2011/02/virtualbox-windows-7-error-code-0x80070570.png

Sebenarnya, sekarang saya ingin memposting cara Remaster Linux/Ubuntu, tetapi kenyataan berkata lain.

Kemarin, saya dan Teman saya Sulthon, main ke kampus. Tujuan utama untuk download, karena speed disana ngewusss, tapi sesampainya disana speed internet-nya lagi down. Yang biasanya 4-5Mbps (download murni) kemarin Cuma 1mbps (download murni) sedangkan niatnya, kami akan download naruto ultimate ninja storm full burst yang size nya 7+GB. Mau selesai jam berapa kalau dengan koneksi 1mbps itupun nggak stabil.


Karenanya, saya beralih ke plan B, yaitu download ArchLinux. Dan sulthon, dia dengan sabarnya download windows 10 enterprise (sebelumnya, OS laptopnya sulthon windows 7)

Singkat cerit kami sudah sampai di rumah dan siap untuk installasi windows 10 ke laptop sulthon, dengan berbekal senjata:
  • Flash Disk Toshiba 8GB
  • Dan laptop Acer milik sulton ( i3, 4Gb, 2GB Vram Nvidia GeForce 820M)
Kami siap dengan installasinya,
But... disinilah masalahnya, ketika selesai pembagian partisi, kami menghadapi error copy!. Awalnya, saya mengira itu Korup atau flash disk yang minta ganti. Saya mengambil kesimpulan kalau flash disknya minta ganti, tapi setelah ganti flash disk, hasilnya pun sama. Akhirnya saya cek MD5Sum nya, kok ternyata SAMA! Alias OS nya NGGAK Korup!.

Saya sempat di buat pusing oleh laptop sulton selama 2 hari, ampe saya nggak tidur semaleman di kamar sulton gara-gara masalah ini, bukannya apa. Tapi saya sungguh sangat penasaran “KENAPA nggak bisa di copy ke hardisk?” padahal OS dan flash disk sama-sama normal.

Begini Errornya:




Ketika saya coba dengan Installer Ubuntu, hal yang sama terjadi, dia error pada saat copying files! Nah!

Begini errornya:






Tengah malam saya masih tetep melek, sementara sulthon dengan nyenyaknya tidur, mungkin ketemu Pevita Pearce sudah!
Setelah saya googling di yahoo! , akhirnya saya menemukan sedikit titik terang, kata mereka, itu masalah flash disk yang ada bad sectornya. Yaah, tidak ada salahnya kan mencoba? Akhirnya saya nge-fix lewat program bawaan windows, cukup lama juga. Tapi setelah selesai dan di buat bootable lagi, hasilnya.... SAMA SAJA!

Namun, disini saya menemukan solusi lain, yaitu dengan cara Mencabut RAM nya dan memasangnya kembali, TAPI... Disinilah masalah sebenarnya, karena Laptopnya Sulthon masih dalam masa garansi, Sayang banget sama garansi-nya.

Ketika saya telpon CS produsen, katanya itu bukan termasuk garansi. Oh yasudah, sekalian saya rusak saja ini garansi!
Sempat kabur ke WC dulu sambil nyari ilham akrhinya saya memtuskan untuk membongkar nya dan menghilangkan garansinya! -__- sorry ton!

Senjata saya saat bongkar laptop sulthon:

  • Flash Disk 8GB (2) Installer Windows dan Installer Ubuntu
  • Obeng
  • Kaset DVD Installer Windows & Linux (KALI Linux)
  • Keberanian untuk merobek “keperawanan” garansi
  • Do’a

Setelah penuh perjuangan merobek keperawanan garansi laptopnya sulton, akhirnya terbongkar dan saya cabut RAM-nya kemudian pasang lagi. But... hasilnya SAMAAAA!!
Ini namanya, kampret!

Lagi-lagi nggak tidur, sebenarnya saya bisa tidur, dan permasalahan ini di tinggal tidur, tapi saya sangat penasaran, sehingga ketika mau tidur ya kepikiran terus.
Sampai saya melakukan eksperimen sendiri, yaitu menukar RAM laptop saya, menukar Hardisk, meng-kawin-silangkan mereka, dll.
Namun, dari semua itu, ada satu jalan yang berhasil. Yaitu begini caranya:

Cara FIX error 0x80070570...... dan Error following files didnot match its source copy on the CD/DVD saat Installasi Linux/Ubuntu:


Langkah Mainstream di Internet:

  • Cabut RAM
  • Colok lagi
  • Jika tetap tidak bisa, colok ke port yang lain (ada 2 kan?)
  • kalau RAM kamu ada 2 biji, cabut satu saja, dan coba installasi lagi

Namun, saya memakai cara diatas hasilnya, nihil.  Kalau kalian sama mengalaminya, bisa coba cara saya ini, tapi resiko ditanggung masing-masing:

  • Cabut Hardisk
  • Pindah ke Laptop lain
  • Install Windows pada Hardisk yang di pindah ke laptop lain tadi.
  • Jika sudah, pindahkan ke laptop yang rusak tadi.
  • Jika ketika booting blue screen
  • Coba gunakan RAM Laptop lain
  • Jika berhasil masuk Windows
  • Colok-kan RAM kamu lagi (ke Port yang lain, jika ada lebih dari 1 port)
  • Coba booting, dan lakukan Installasi Windows lagi di laptop yang rusak.
  • Niscaya berhasil

Tapi, cara saya di atas harus punya ‘persenjataan’ yang banyak dan resiko yang tinggi.


Namun, mungkin tutorial ini lumayan rumit dan penuh resiko, jadi saya sarankan untuk menggunakan cara yang mainstream di internet yaitu cara pertama.

Memang kadang keberanian di butuhkan gan, tapi jangan terlalu berlebih seperti saya, itu laptop masih ada garansi tapi saya perawanin gara-gara penasaran. Kalau toh mau ngerusak garansi, pake laptop sendiri saja, jangan laptop orang lain heheh... btw Sulthon sudah rela kok Laptopnya di perawanin :p

1 comments:

Thanks bgt gan. akan saya coba. Sprtinya butuh waktu dan fokus yang khusus yah. hehe..
Bismillah

*Silakan berkomentar dengan baik dan benar

*Dilarang menggunakan kata kasar di kolom komentar

*Dilarang menggunakan Link Aktif, jika ingin bertukar Link ada sendiri Page-nya.

*Dilarang jual obat dll di kolom komentar.

*Karena banyaknya komentar yang melanggar peraturan, kami menggunakan safelink untuk melindungi link yang keluar dari blog ini.

*harus menggunakan Akun Google+
EmoticonEmoticon